Published On: Thu, Mar 3rd, 2016

Retreat Jawa Tengah dan Yogyakarta 2005

nshu jawa tengah 1RETRET JAWA TENGAH & YOGYAKARTA
21-24 APRIL 2005

Menjelang ulang tahun ke-2 Nichiren Shu Indonesia pada tanggal 28 April 2005, terdapat beberapa peristiwa penting yang merupakan derap langkah Kosenrufu di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah dilaksanakannya Retret Jawa Tengah dan Yogyakarta pada tanggal 21-24 April 2005. Retret ini bertempat di Hotel Galuh Perambanan, Klaten-Jawa Tengah. Pada tanggal 21 April, Rev. Myosho Obata dan Mr.Ang Tian Soen (Ketua Nichiren Shu Malaysia) tiba di Jakarta dan langsung pada jam 16:40 terbang menuju Yogyakarta, namun karena ada keterlambatan pesawat, maka rombongan dari Jakarta baru tiba di Yogyakarta jam 19:30. Ikut serta dalam rombongan adalah Sdr.Sidin Ong, Bpk.Tony Soehartono, Ibu Yap Ie Sioe. Semula retret ini direncanakan mencakup beberapa negara, namun karena keterbatasan sumber daya, maka acara ini hanya mencakupi Jawa Tengah dan Yogyakarta saja.

21 April 2005, Yogyakartanshu jawa tengah 2

Pada malam harinya diadakan ramah tamah dengan para anggota dari Semarang berjumlah 9 orang yang dipimpin oleh Bpk.Kwik Ing Hao (Ketua Wilayah Nichiren Shu Jawa Tengah). Canda tawa pun terdengar diantara peserta terlihat adanya keakraban antara umat.

22 April 2005, Yogyakarta

Upacara Gojukai, Toba, Penerimaan Gohonzon, Pemberkatan dimulai pada jam 10:00 pagi. Peserta yang hadir diantaranya dari Semarang sebanyak 9 orang, Yogyakarta sebanyak 12 orang, DKI Jakarta 3 orang. Meskipun altar begitu sederhana dengan menyewa ruangan pertemuan hotel, terasa kesungguhan hati dan kebersamaan anggota begitu kuat. Pada kali ini, 4 orang anggota dari Semarang, menerima mandala Gohonzon dan 4 orang dari Yogyakarta. Para peserta Gojukai mencapai 21 orang, mereka diminta untuk berjanji menjaga Gohonzon dan Saddharma Pundarika Sutra sampai mencapai Jalan Kesadaran Buddha. Setelah selesai upacara, Rev. Obata memberikan kata sambutan dan juga dibuka diskusi dengan umat. Acara ini berlangsung sekitar 2 jam.

nichiren shu semarang 2Kemudian setelah makan siang, Rev. Myosho Obata dan rombongan berkunjung ke Candi Prambanan, dan Candi Borobudur. Terlihat kekaguman di wajah Beliau ketika menyaksikan Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban Buddhisme yang terbesar didunia. Berjalan ke puncak Candi Borobudur, kemudian bersama-sama melakukan Odaimoku “Namu Myoho Renge Kyo”. Semoga Dharma Sejati ini tersebarluaskan di seluruh Indonesia, dan Kebajikan dari Nichiren Shonin menghiasi Bangsa Indonesia. Hari telah menjelang sore sekitar jam 17:00, suasana Candi pun mulai sepi, akhirnya rombongan meninggalkan Candi Borobudur dan melakukan perjalanan menuju rumah anggota Yogyakarta, yaitu Bapak Agus. Setelah beramah tamah sebentar, perjalanan pun dilanjutkan kembali ke Hotel Galuh Prambanan.

23 April 2005, Yogyakarta – Jakarta

Setelah sarapan pagi, maka rombongan pun cek out hotel dan selanjutnya berangkat ke Bandara Adisucipto, Yogyakarta. Perjalanan kembali ke Jakarta memakan waktu kurang lebih 45 menit.

Setelah tiba di Jakarta, Rev. Myosho Obata dan Mr.Ang Tian Soen, chek in Hotel Sanno, Pluit-Jakarta Utara dan istirahat. Pada malam harinya diadakan jamuan makan malam bersama.

24 April 2005,  Jakarta

nshu jawa tengah 3Acara hari ini adalah Upacara Gojukai, Toba, Kaimu Rupang Buddha, Bodhisattva Avalokitesvara dan Penerimaan Mandala Gohonzon. Upacara di mulai pada jam 10.00 pagi. Kali ini sebanyak 10 orang anggota melakukan Gojukai dan 3 orang menerima Mandala Gohonzon. Umat yang hadir dari Tangerang, Jakarta mencapai 20 orang.

Selesai upacara, diadakan diskusi dan ceramah oleh YM.Bhiksuni Myosho Obata, dipandu oleh Sdri.Yunita. Pada kesempatan ini Mr.Ang Tian Soen berkenan menyampaikan pesan agar para anggota baru dapat terus mempertahankan hati kepercayaan dalam segala keadaan. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama berupa nasi tumpeng. Para anggota begitu  menikmati suasana kebersamaan ini. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan pemasangan Gohonzon kerumah anggota Tangerang yakni: Bapak Santosa, Ibu Tan Alian, dan Bapak Sobyo. Tidak lupa juga dilakukan pembukaan mata (kaimu) rupang Nichiren Shonin di rumah Bapak Santosa. Kunjungan dan pemasangan di tiga rumah anggota memakan waktu kurang lebih 4 jam, dan rombongan kembali ke Jakarta sekitar jam 18:30, dan langsung menuju ke Hotel untuk istirahat.

Sungguh sebuah kurnia tidak terhingga, jika pada kehidupan kali ini dapat bertemu dengan Gohonzon dan mempertahankannya. Semoga semua anggota Nichiren Shu mampu mewujudkan Tanah Suci Buddha dalam kehidupannya sehari-hari. Gassho, Namu Myoho Renge Kyo.

About the Author

error: Sorry, Content is protected !! Contact Admin for Permition