Published On: Sun, Mar 6th, 2016

Kuil Ganbon Zan Jisso Ji

jissoji 2KUIL GANBON-ZAN JISSO-JI

Nichiren Shonin menulis risalah yang terkenal “Rissho Ankoku-Ron” dan belajar semua naskah-naskah buddhisme didalam kuil ini dalam keinginannya untuk mendapatkan ajaran yang sesungguhnya, Beliau belajar di Kyozo (perpustakaan sutra-sutra Buddhis) di Kuil ini. Kuil berada dalam lingkungan yang tenang dan dari sini dapat melihat Gunung Fuji, dan karena keaslian dan kelengkapan tempat ini sehingga Nichiren Shonin memilih tempat ini untuk tempat pembelajarannya.

Sepanjang masa pem-belajarannya (kira-kira tahun 1257-60,) bencana besar seperti gempa bumi, banjir, kelaparan dan wabah penyakit serta perang saudara terus menerus terjadi. Nichiren Shonin yang kritis akan keadaan ini, pergi kekuil ini untuk mencari tahu sebab-sebab segala bencana ini dan cara untuk mengatasinya. Di Kuil Jisso-ji terdapat satu dari dua naskah Issai-kyo (semua naskah sutra Buddha) yang dibawa oleh Bhiksu Enchin dari Dinasti Tong.

Nichiren Shonin meng-habiskan waktu selama dua tahun untuk belajar, merenung dan menulis “Rissho Ankoku-ron” dan menyampaikan risalah itu kepada para penguasa, Hojo Tokiyori pada bulan juli 1260. Fokus utama dari risalah ini adalah agar para penguasa mengikuti ajaran yang sesungguhnya Saddharma Pundarika Sutra dengan menganti ajaran Zen dan Nembutsu untuk menyelamatkan negara dan rakyat agar hidup dalam kedamaiannya. Jika hal ini tidak dilakukan maka negara ini akan mendapat serangan dan penghancuran dari seberang lautan (Kokkan yang pertama).

jissoji 1Ringkasan Sejarah

Kuil Jisso-ji didirikan pada tahun 1145 sebagai Kuil Tendai Shu (Sekte Tendai) oleh bekas kaisar Toba Hohoh. Keseluruhan dari Issai-kyo telah berhasil dibawa dengan aman oleh Enchin ke kuil ini. Jisso-ji pada satu waktu terdiri dari 49 kuil. Setelah Nichiren Shonin tiba dikuil ini, Chikai menjadi muridnya, dan mengubah namanya menjadi Nichigen dan menjadi kepala kuil kedua. Pada tahun 1568, Kuil Jisso-ji, dibakar habis oleh Takeda Shingen, namun semua catatan yang ada dapat terselamatkan. Kuil ini kemudian dibangun kembali oleh bhiksu kesembilan, Nichiko pada periode Keicho (1596-1615). Beberapa kali Kuil Jisso-ji hancur karena bencana alam seperti topan, dan telah diselamatkan oleh banyak orang dan keluarga seperti Shijo, Misawa, Nanjo, Nishiyama, Matsuno, Uchifusa, Hakiri dan lain-lain.

Saat Sekarang

Kuil Jisso-ji saat sekarang menempatkan Issai-Kyo di dalam Aula Soshi-do (Aula pendiri). Rupang Nichiren Shonin yang memegang naskah “Rissho Ankoku-ron” juga diabadikan di Soshi-do. Sebagai tambahan dari bangunan ini, Kuil Jisso-ji juga terdapat Aula Hondo (Aula Buddha Sakyamuni), Aula Shichimen-do (Aula Shichimen), Pintu Gerbang Sanmon, Bel Shoro-do, Kuri (Tempat tinggal bhiksu) dan bangunan lainnya. Kuil ini merupakan salah satu dari sekian banyak kuil penting Nichiren Shu lainnya. Gassho.

About the Author

error: Sorry, Content is protected !! Contact Admin for Permition