Published On: Sun, Mar 6th, 2016

Kuil Kaiko Zan Butsugen Ji

kuil butsugen jiKUIL KAIKO-ZAN BUTSUGEN-JI

Alamat: 2-30 Monomigaoka Ito-shi Shizuoka-ken. Transportasi: Kerata Api JR Ito-sen Ito-eki -> naik Bus ke Shimota/Atsukawa -> Ohara-machi berhenti disini -> 5 menit jalan kaki atau Kereta Api : JR Ito-sen Ito-eki -> Bus Arai-sen Butsugen-ji berhenti-> 10 menit (jalan setapak batu menanjak).

Kuil Butsugen-ji mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan pembuangan ke semenanjung Izu. Ini adalah tempat dimana Nichiren Shonin dibuang atau menjalani hukumannya, dan kuil ini dikenal juga sebagai tempat dimana ia menyadari Zuishin-butsu. Dekat dengan pantai dimana dikenal sebagai Manaita-iwa (Batu Papan Dayung), dimana Nichiren Shonin hampir meninggal akibat ombak dari laut, dan sepasang suami istri yang telah menyelamatkan Nichiren Shonin yaitu Funamori Yasaburo dan istri (kuburan mereka) di Kuil Renkei-ji dalam daerah yang sama. Pada tahun 1261, Nichiren Shonin kembali ke Kamakura dari Shimousa, tetapi Beliau kembali ditangkap dan dikirim ke Izu. Ia disini menyakinkan muridnya Nichiro agar jangan menemaninya pada tanggal 21 mei.

Perahu tersebut sampai disebuah tempat yang disebut Kawana di Ito. Yasaburo dan istrinya menyambut Nichiren dan menjaga Beliau secara diam-diam. Dan kemudian Nichiren Shonin dikirim ketempat penguasa setempat Sukemitsu Ito untuk berada dalam pengawasannya. Tetapi bagaimanapun Nichiren Shonin telah menyembuhkan beliau dari sakitnya yang berat dengan doa, dan Ia akhirnya mengikuti Nichiren Shu. Beliau kemudian mempersembahkan sebuah rupang Buddha yang didapat dari lautan. Nichiren Shonin menyimpan rupang ini sebagai pusaka dan objek pemujaanNya dan ini juga sebagai Zuishin-butsu.

Ringkasan Sejarah

Sukemitsu Ito mempunyai sebuah aula Bishamon-do yang dibangun untuk Nichiren Shonin agar beliau dilindungi dari segala hal negatif. Nichiren Shonin tinggal di aula Bishamon-do, ketika Beliau menjalani hukuman pembuangan di Ito. Kuil Butsugen-ji dibangun ditempat dimana Bishamon-do berada. Nichiren Shonin menulis gosho “Shion-sho” dan “Kyoki Jikaku-sho” ditempat ini.

Keadaan Saat Sekarang

Pintu gerbang Sanmon dibangun pada masa Tokugawa (pertengahan abad 19), Soshi-do (Aula Pendiri) dan Bishamon-do yang baru dibangun pada tahun 1951 untuk memperingati hari kelahiran Nichiren Shonin ke 750 tahun.

Cerita Tentang Zuishin Butsu Dari Nichiren Shonin

Pada bulan juni 1261, ketika Nichiren Shonin dibuang ke Ito, sesuatu yang buruk terjadi di sekitar laut pada malam hari. Sesuatu yang aneh terlihat dilaut, orang-orang melempar jaring ke dalam lautan untuk menangkap sesuatu benda tersebut, dan ternyata itu adalah sebuah rupang emas Buddha dengan posisi berdiri dan rupang disimpan oleh penguasa setempat Jito Sukemitsu. Jito Sukemitsu, penguasa setempat yang sedang menderita sakit berat kemudian meminta Nichiren Shonin untuk mendoakan kesembuhannya. Kemudian akibat doa dari Nichiren, beliau sembuh total dari sakitnya dan ini yang menyebabkan beliau akhirnya menjadi pengikut Nichiren Shonin. Beliau juga kemudian mempersembahkan rupang emas Buddha dari laut tersebut kepada Nichiren Shonin. Nichiren Shonin menerima rupang itu dan merawat serta menjadikannya objek pemujaan sampai akhir hidupnya.

Nichiren Shonin telah mewujudkan hubungan yang erat antara Saddharma Pundarika Sutra dan diriNya, ketika menjalani pembuangan di Izu. Berdasarkan kejadian pembuangan di Izu ini, Nichiren Shonin mewujudkan diri atas pernyataaan dalam Saddharma Pundarika Sutra.

Gassho.

About the Author

error: Sorry, Content is protected !! Contact Admin for Permition